Bambang Widjojanto Kritik Kinerja Ketua KPK Firli Bahuri

JAKARTA – Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menyindir gelagat Ketua KPK Firli Bahuri yang menjadi koki saat bertemu dengan Dewan Pengawas.

BW mengatakan seharusnya Firli tidak lagi menggoreng nasi, melainkan koruptor hingga hangus.

“Selamat datang kekonyolan, percayalah korupsi tak akan bisa kau habisi dengan ribuan piring dari nasi gorenganmu karena yang perlu kau ‘goreng’ hingga gosong, hangus dan ‘kering kerontang’ adalah para koruptor, bukan nasi,” ujar BW melalui pesan tertulis, Selasa (21/1).

Acara Silaturahmi Pimpinan KPK dengan Dewan Pengawas, Pejabat Struktural dan Awak Media dihelat di Gedung Penunjang KPK, Senin malam (21/1). Firli mempertontonkan keahliannya memasak nasi goreng.n

Sejauhi ini, BW melihat tidak ada keseriusan dari mantan Kapolda Sumatera Selatan itu untuk membela penyelidik dan penyidiknya. BW merujuk kepada sejumlah pemberitaan media.

Berita yang dimaksud memuat kabar penyelidik dan penyidik KPK sempat dipersulit sejumlah pihak dalam menangani kasus yang menjerat eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan dan politikus PDI Perjuangan, Harun Masiku.

“Para penyelidik dan penyidik itu yang harus dibela, bukan disuguhi perilaku selebrasi naif yang tak penting sama sekali,” pungkas dia.

“Ketua KPK, hari ini tugas utamamu adalah menyalakan nyali KPK untuk lawan koruptor dan bukan malah mematikan elan izzah insan KPK dihadapan koruptor; sang musuh abadi kehidupan,” ujarnya lagi.

Sementara itu, peneliti ICW Kurnia Ramadhana menuturkan sebaiknya Firli menghindari kegiatan yang bersifat ceremonial.

Ia meminta Firli menjelaskan polemik yang terjadi terkait dengan penggeledahan kantor PDIP dalam perkara yang sedang ditangani.

“Untuk itu acara yang bersifat ceremonial tersebut baiknya dihindari di saat kondisi seperti ini,” tutur Kurnia melalui keterangan tertulis. (net)