Pj Bupati Muaraenim Tandatangani MoU Program Penerimaan Bintara Polda Sumsel

0

MUARAENIM – Pj. Bupati Muaraenim Dr. H. Nasrun Umar, S.H., M.M.,  tandatangani  nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) secara virtual dengan Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M., di Ruang Rupatama, Kantor Polres Muaraenim, Senin,(7/6/2021).

Penandatangan Nota kesepahaman yang disaksikan langsung oleh Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar ini merupakan kesepakatan antara Pemkab Muaraenim dan Polda Sumatera Selatan mengenai program penerimaan Bintara Polri di Polda Sumatera Selatan tahun 2021 melalui pembiayaan dana hibah dari Pemkab Muaraenim.

Dalam keterangannya, Pj. Bupati yang didampingi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Muara Enim, Drs. Andy Wijaya, Kabag Kerja Sama, Husin Aswadi dan Kabag Hukum, Ratna Puri Prapawati, menyampaikan bahwa dirinya mendukung program kerja sama ini.

“Melalui kesepakatan ini, maka Pemkab Muaraenim akan menyiapkan dukungan anggaran untuk 17 orang putra/putri calon peserta pendidikan asal Kabupaten Muaraenim hasil rekrutmen penerimaan anggota Polri di Polda Sumatera Selatan dari jenjang Bintara,”katanya.

Pj. Bupati menerangkan bahwa besaran dana hibah yang dianggarkan akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan ketersediaan peserta seleksi dari Kabupaten Muaraenim,”katanya.

Dijelaskannya bahwa tindak lanjut dari nota kesepahaman ini menurutnya akan menjadi dasar penyerahan hibah yang disepakati bersama melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Saya berharap para Bintara yang telah selesai pendidikan dapat kembali mengabdikan diri dan berkarya di Kabupaten Muaraenim,”katanya.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Selatan menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, termasuk Pemkab Muaraenim yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan Polri.

“Saya pastikan  bahwa proses penerimaan anggota Bintara Polri berlandaskan azas BETAH yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis, ditambah clean and clear sejak  pendaftaran, tahapan tes, hingga pelaksanaan pendidikan sehingga cita-cita Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi dan Berkeadilan) dapat terwujud,”pungkasnya.