Menhub Targetkan Pelabuhan Tanjung Carat Beroperasi Sebelum 2029

Palembang – Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., mewakili Bupati Banyuasin menghadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Serah Terima Lahan Pembangunan dan Pengoperasian Pelabuhan Palembang Baru Di Tanjung Carat Kabupaten Banyuasin dan Nota Kesepahaman Penyelenggaraan Pelabuhan Pengumpan Regional Di Provinsi Sumatera Selatan, Jum’at (31/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Griya Agung Palembang ini diadakan guna mendukung upaya percepatan peningkatan konektivitas, meningkatkan daya saing logistik dan menunjang pertumbuhan ekonomi yang regional, khususnya di provinsi Sumatera Selatan.

Pembangunan pelabuhan di Tanjung Carat, Banyuasin, ini pertama kali dicetuskan oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, S.H., M.M., pada saat periode pertama kepemimpinannya. Pelabuhan ini adalah solusi atas masalah laut dangkal terkait rencana pembangunan Pelabuhan Peti Kemas di sekitar Pelabuhan Tanjung Api-api.

Setelah tertunda sejak 2018, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, memperkirakan peletakkan batu pertama pembangunan pelabuhan ini akan dimulai pada Januari 2026. “Target kita 3-4 tahun pembangunan pelabuhan selesai. Sebelum 2029 mudah-mudahan pelabuhan sudah jadi,” tambahnya.

“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi rakyat, khususnya rakyat Sumatera Selatan, untuk memperkuat konektivitas perairan dan memastikan kelancaran arus logistik yang pada akhirnya akan mampu menjadi katalis seperti ekonom bagi masyarakat di kawasan sumatra bagian selatan secara keseluruhan,” ujarnya.