Dokter Nurshabrina Asal Palembang Menghilang Tak Ada Kabar, Keluarga Cemas

PALEMBANG – Seorang dokter yang bertugas di salah satu rumah sakit di Palembang, dikabarkan hilang dan tidak diketahui kabar beritanya hingga saat ini.

Hilangnya dr Nurshabrina (27) Perum Bukit Sejahtera Blok S 05 Kecamatan IB 1 Palembang ini sendiri, sudah dilaporkan ke Polda Sumsel

Karena, sudah tidak kembali pihak keluarga melaporkan hilangnya Nursabrina.

Dari laporan orang tua korban, Fahmi Bsc dalam laporannya mengungkapkan, anaknya pergi dari rumah Selasa, 11 Febuari 2020 pukul 21.00.

Nursabrina pergi ke stasiun Kertapati tujuan Tanjung Karang Bandar Lampung. Setelah pergi, hingga sekarang Nurshabrina sama sekali tidak kembali.

Adapun ciri-ciri Nursabrina yakni kulit kuning langsat, rambut lurus, tinggi badan 150 cm.

“Saat itu korban datang sendiri lalu membeli tiket disini, kemudian korban pulang dan datang kembali pukul 20.15 untuk boarding, setelah pukul 21.00 korban langsung naik dan berangkat sesuai tujuan nya,” ujar Giovani.

Akibat kejadian tersebut Fahmi ayah korban telah membuat laporan kehilangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Palembang Rabu, (19/2/20) pukul 10.30 Wib.

Saat pergi, mengenakan baju panjang warna merah dan berhijab.

Apakah Benar Naik Kereta?

Dokter Nurshabrina (27) seorang Dokter cantik warga Perum Bukit Sejahtra Kecamatan Ilir Barat I Palembang menghilang secara misterius sejak tanggal (11/2/20) lalu.

Saat itu Nurshabrina pergi dari rumah ke Stasiun KA Kertapati dengan tujuan ke Tanjung Karang – Bandar Lampung namun hingga kini belum ada kabar dimana keberadaannya.

Diketahui korban berangkat pada hari Selasa, (11/2/20) pukul 21.00 Wib.

Tribunsumsel.com lalu mendatangi Stasiun KA Kertapati untuk menanyakan kebeneran apakah korban memang berangkat melalui stasiun tersebut.

Geovani seorang customer service di Stasiun tersebut membenarkan bahwa Nurshabrina pada hari Selasa (11/2) mendatangi Stasiun KA Kertapati pada pukul 19.00.

“Saat itu korban datang sendiri lalu membeli tiket disini, kemudian korban pulang dan datang kembali pukul 20.15 untuk boarding, setelah pukul 21.00 korban langsung naik dan berangkat sesuai tujuan nya,” ujar Giovani.

Akibat kejadian tersebut Fahmi ayah korban telah membuat laporan kehilangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Palembang Rabu, (19/2/20) pukul 10.30 Wib. (tribunsumsel)