Jelang Ramadhan, Bank Indonesia Sumsel Siapkan Uang Kartal Rp3,8 Triliun

PALEMBANG – Menjelang Ramadhan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan uang kartal sebanyak Rp3,8 triliun.

Kepala Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Erwin Soeriadimadja mengatakan, bahwa kenaikan permintaan likuiditas tersebut seiring dengan pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), serta peningkatan aktivitas masyarakat saat Ramadan dan Idul Fitri, sehingga berdampak terhadap menguatnya aktivitas ekonomi dan pembayaran masyarakat Sumsel.

“BI juga membuka layanan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) di 145 titik penukaran bekerja sama dengan perbankan di Sumsel selama periode Ramadan dan menjelang lebaran,” ujar Erwin, Senin (20/3/2023).

Dijelaskan Erwin, BI juga akan memberikan layanan penukaran di sejumlah area publik seperti rest area tol, stasiun kereta api (KA), pusat perbelanjaan, serta di beberapa desa di tepian Sungai Musi melalui program Susur Sungai Musi.

“Kami juga menghimbau masyarakat agar menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi seperti di loket perbankan dan kas keliling Bank Indonesia guna menghindari risiko uang palsu,” jelasnya.

Dijelaskan Erwin, BI Sumsel juga telah melakukan terobosan pada layanan penukaran uang rupiah dengan memperluas layanan ke daerah pesisir melalui program Susur Sungai Musi beberapa waktu lalu yang sudah diresmikan.

“Program Susur Sungai Musi ini menjadi istimewa mengingat masyarakat di wilayah pesisir masih tergolong wilayah Low Cash Transaction, padahal sungai yang memiliki panjang 750 km ini memiliki kapasitas ekonomi yang besar,” jelasnya.

Erwin juga menjelaskan, BI Sumsel menghimbau kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan aplikasi PINTAR di https://pintar.bi.go.id dalam memesan penukaran uang rupiah sebelum hadir ke lokasi penukaran guna menghindari kerumunan.

“BI juga terus mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai, salah satunya melalui edukasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai salah satu metode pembayaran,” jelas Erwin.